Tanamkan Edukasi Sejak Dini, Lapas Tanjungpandan Terima Kunjungan Edukatif Siswa SD Negeri 12 Badau

📅 15 Oct 2026    6 dilihat

Tanjungpandan, Kamis, 15 Oktober 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi SD Negeri 12 Badau, Kamis (15/10). Kegiatan ini diikuti oleh 19 siswa-siswi kelas V yang didampingi oleh pihak sekolah untuk mengenal lebih dekat lingkungan pemasyarakatan serta berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Tanjungpandan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan memberikan pengenalan mengenai jajaran petugas beserta tugas dan fungsi masing-masing. Melalui penjelasan yang disampaikan secara komunikatif, para siswa diajak memahami peran petugas pemasyarakatan dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan, serta melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Tanjungpandan Muhammad Rolan, A.Md.I.P., S.H., M.H., juga menjelaskan bahwa Lapas tidak seseram seperti yang dibayangkan oleh anak-anak. Ia menyampaikan sejarah perubahan sistem pemasyarakatan dari sistem kepenjaraan menuju sistem pemasyarakatan yang lebih menitikberatkan pada pembinaan dan proses reintegrasi sosial.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada adik-adik bahwa Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan memiliki keterampilan untuk kembali ke masyarakat,” jelas M. Rolan.

Lebih lanjut, Kepala Lapas Muhammad Rolan, A.Md.I.P., S.H., M.H., menerangkan bahwa terdapat dua bentuk pembinaan utama bagi narapidana di lembaga pemasyarakatan, yaitu pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Pembinaan kepribadian bertujuan membentuk karakter, sikap, dan perilaku yang lebih baik, sedangkan pembinaan kemandirian diarahkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal setelah menjalani masa pidana.

Suasana kunjungan berlangsung interaktif ketika Kepala Lapas mengajukan sejumlah pertanyaan kepada para siswa mengenai materi yang telah disampaikan. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan, Kepala Lapas memberikan tiga hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik.

Kepala Sekolah SD Negeri 12 Badau Martia Dwi Fatriani menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman kedua bagi para siswa. Pada tahun sebelumnya Oktober 2025, siswa-siswi SD Negeri 12 Badau juga telah mengikuti kegiatan edukatif di Lapas Tanjungpandan, yang saat itu dipimpin oleh Bapak Royhan Al Faisal, A.Md.I.P., S.H., M.H., sekaligus melaksanakan kegiatan bakti sosial bagi siswa yang kurang mampu.

Ia berharap hubungan baik dan kerja sama antara SD Negeri 12 Badau dan Lapas Tanjungpandan dapat terus terjalin pada masa mendatang. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa sehingga mereka dapat memahami fungsi Lapas secara lebih luas dan tidak hanya memandangnya sebagai tempat untuk menghukum orang yang melakukan pelanggaran hukum.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Anak-anak bisa mendapatkan pengalaman baru dan mengetahui bahwa di Lapas Tanjungpandan terdapat banyak kegiatan produktif yang dilaksanakan oleh warga binaan,” ungkap Martia.

Setelah sesi edukasi dan tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan jelajah edukatif di area Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) untuk pengenalan program pembinaan kemandirian produk hasil warga binaan, yaitu Madu Aok Be serta produk tahu dan tempe. Para siswa diperkenalkan dengan proses kegiatan produktif yang dilaksanakan di lingkungan Lapas, sebagai gambaran nyata bahwa program pembinaan juga mendorong pengembangan keterampilan dan produktivitas warga binaan. Serta dilanjutkan dengan sesi dialog edukatif (Podcast) multimedia sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai fungsi pemasyarakatan sekaligus menanamkan nilai edukasi, kepedulian, dan pemahaman tentang pentingnya kesempatan untuk memperbaiki diri.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk keterbukaan Lapas Tanjungpandan kepada masyarakat serta upaya memperkenalkan berbagai program pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku, peningkatan keterampilan, dan persiapan warga binaan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat.

Kontributor: Humas Lapas Tanjungpandan


📢 Bagikan Berita


⬅ Kembali